web tracker
Sel Hewan

[MATERI LENGKAP] Sel Hewan

Taukah sobat bahwa menurut biologi dan ekologi, makhluk hidup atau organisme merupakan kumpulan molekul-molekul yang saling mempengaruhi sehingga dapat berfungsi dengan stabil dan memiliki sifat hidup.

Dalam organisme terdapat istilah organisme kompleks yang mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel organisme, dan terdiri dari manusia, tumbuhan, hewan, serta mikro organisme.

Berikut ini akan dijelaskan terkait sel hewan mulai dari pengertian, bagian-bagian, gambar dan struktur serta fungsi hewan, tak lupa juga perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan, disimak dengan baik ya sobat!

1. Pengertian Sel Hewan

Sebelum kita berbicara lebih jauh terkait sel hewan tentunya kita harus mengenalnya terlebih dahulu kan sobat.

Ilustrasi Sel Hewan
Ilustrasi Sel Hewan

Sel hewan atau sel eukariotik adalah sekumpulan sel yang membangun jaringan pada hewan, sel pada hewan tentunya berbeda dengan sel lainnya terlebih dengan sel yang ada pada tumbuhan.

Hal ini dikaranakan sel tumbuhan memiliki dinding sel dan kloropas sedangkan sel hewan tidak.

2. Bagian-Bagian Sel Hewan

Layaknya sel yang ada pada tumbuhan dan manusia, sel hewan juga terbagi menjadi beberapa bagian-bagian seperti kompleks golgi, retikulum endoplasma, sitoplasma, nukleoplasma, vakuola, inti sel, nukleolus, mitokondria, dinding sel, kromosom, dan membran sel yang kesemuannya memiliki tugas dan fungsi masing-masing.

3. Gambar dan Struktur serta Fungsi Sel Hewan

Sobat berikut di bawah ini akan dijelaskan terkait struktur dan fungsi sel hewan, simak dengan baik ya!

3.1 Membran Sel

Struktur Membran Sel pada Hewan
Struktur Membran Sel pada Hewan

Membran sel adalah kulit terluar dari sebuah sel yang terdiri atas protein, lemak, kolestrol. Membran sel berperan penting untuk mengatur mineral dan nutrisi sebuah sel.

Fungsi membran sel :

  1. Mengatur laju nutrisi dan mineral;
  2. Melindungi sel;
  3. Menjadi tempat terjadinya reaksi kimia.

3.2 Sitoplasma

Sitoplasma pada Sel Hewan
Sitoplasma pada Sel Hewan – Ilustrasi : statmat.id

Sitoplasma merupakan salah satu bagian sel yang bersifat koloid sehingga memiliki 2 fase bentuk yakni cairan dan gel, hal ini bergantung pada konsentrasi air.

Sitoplasma dapat ditemukan di dalam nukleus dan biasanya disebut nukleoplasma.

Fungsi sitoplasma :

  1. Menjadi sumber materi kimia sel;
  2. Menjadi tempat metabolisme sel.

3.3 Reticulum Endoplasma

Reticulum Endoplasma Sel Hewan
Reticulum Endoplasma Sel Hewan – Ilustrasi : statmat.id

Recticulum endoplasma mempunyai wujud seperti benang-benang yang dapat ditemukan pada inti sel, dikelompokkan menjadi 2 yakni Retikulum Endoplasma Halus (REH) yang tidak dapat melekat pada ribosom dan Rektikulum Endoplasma Kasar (REK) yang dapat melekat pada ribosom.

Fungsi reticulum endoplasma :

  1. Sebagai sintesis asam amino (protein);
  2. Tempat penghantar sintesis, lemak, dan steroid;
  3. Mendukung pembuangan sel-sel berbahaya dalam sel;
  4. Tempat untuk menyimpan glikolipid, fospolipid, dan steroid.

3.4 Mitokondria

Mitokondria pada Sel Hewan
Mitokondria pada Sel Hewan – Ilustrasi : statmat.id

Mitokondria berguna sebagai mesin dalam sel, terbagi menjadi 2 lapis bagian yang berlekuk-lekuk dan biasa disebut dengan istilah kritas.

Mitokondria juga berperan untuk mengubah energi kimia menjadi energi lainnya

Fungsi mitokondria:

  1. Berperan dalam respirasi seluler;
  2. Menghasilkan energi dalam wujud ATP.

3.5 Mikrofilamen

Mikrofilamen
Mikrofilamen – Ilustrasi : statmat.id

Mikrofilamen terbentuk dari protein aktin dan myosin, memiliki kemiripan dengan mikrotobulus namun mikrofilamen memiliki tekstur yang lembut dan berdiameter lebih kecil.

Fungsi mikrofilamen:

  • Berperan sebagai penggerak sel, eksotisotis dan endositosis.

3.6 Lisosom

Ilustrasi Lisosom
Ilustrasi Lisosom

Lisosom berwujud seperti kantong yang terikat pada membran dengan kandungan enzim hidrolik yang digunakan untuk mengendalikan penyerapan intraseluler dalam kondisi apapun. Lisosom dapat ditemukan di sel eukariotik.

Fungsi lisosom:

  1. Mengatur penyerapan intraseluler;
  2. Menyerap materi dengan memanfaatkan fagositosis;
  3. Menguraikan organ sel yang tidak berfungsi (autofagi);
  4. Sebagai laju makromolekul dari luar menuju ke dalam sel dengan proses endositosis.

3.7 Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom (Badan Mikro)
Peroksisom (Badan Mikro) – Ilustrasi : statmat.id

Peroksisom mempunyai kantong kecil yang mengandung enzim katalase yang berfungsi untuk memecah perokisda (H2O2) atau metabolisme yang bersifat merugikan, selain itu bisa merubah air dan oksigen yang bersifat merugikan. Peroksisom banyak dijumpai pada sel hati dan ginjal.

Fungsi peroksisom:

  1. Mengkonversi lemak menjadi karbohidrat;
  2. Memecah peroksida (H2O2) dan bekas metabolisme yang merugikan.

3.8 Ribosom

Ilustrasi Ribosom
Ilustrasi Ribosom

Ribosom memiliki tekstur sol (padat) dan berukuran mini dengan diameter 20nm, tersusun atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (RNP) serta bekerja menerjemahkan RNA untuk membuat protein dengan menggunakan asam amino pada saat reaksi transiasi

Ribosom berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi sintesis protein

3.9 Sentriol

Sentriol
Sentriol – Ilustrasi : statmat.id

Sentriol berwujud tabung dan dengan mudah ditemukan pada sel eukariota, sel ini bertindak dalam pembelahan sel dan dalam pembuatan flagela serta silia.

Selain itu sepasang sentriol menghasilkan struktur gabungan yang dinamai dengan sentrosom.

Fungsi sentriol:

  1. Membuat flagela dan silia.
  2. Bertindak dalam pembelahan sel guna membentuk benang spindle.

3.10 Mikrotobulus

Mikrotobulus Sel Hewan
Mikrotobulus Sel Hewan

Mikrotobulus adalah organel sel yang ada di sitoplasma dan berwujud silindris panjang berongga, diameter dalamnya berukuran ± 12nm dan diameter luar 25nm.

Selain itu organel ini juga dimiliki oleh tumbuhan.

Fungsi mikrotobulus:

  1. Menjaga sel.
  2. Memberi wujud pada sel.
  3. Bertindak dalam pembuatan silia, flagela dan sentriol.

3.11 Badan Golgi

Badan Golgi
Badan Golgi- Ilustrasi : statmat.id

Badan golgi atau aparatus golgi dapat ditemukan di semua sel eukariotik dengan jumlah 10-20 yang berkaitan dengan fungsi ekskresi sel, seperti ginjal.

Memiliki ciri fisik mirip dengan kantong pipih dan terikat dengan membran.

Fungsi badan golgi:

  1. Menjalankan protein.
  2. Membuat lisosom.
  3. Membuat membran plasma.
  4. Membuat vesikula untuk pembuangan.

3.12 Nukleus

Nukleolus
Nukleolus – Ilustrasi : statmat.id

Nukleus adalah organel berukuran kecil yang mengelola kegiatan sel yang di mulai dengan metabolisme sampai dengan pembelahan sel.

Nukleus memuat materi genetik berupa DNA linear yang menghasilkan kromosom. Sel ini banyak ditemukan di sel eukarioti pada bagian membran inti, nuekloplasma, kromatin, dan nukleus.

Fungsi nukleus:

  1. Lokasi berlangsungnya replikasi.
  2. Menyimpan data-data geneti.
  3. Melindungi integritas gen.
  4. Mengelola proses metabolisme dalam sel.
  5. Mengontrol kegiatan sel dengan mengatur ekspresi gen.

3.13 Nukleolus

Nukleolus
Nukleolus – Ilustrasi : statmat.id

Nukleolus merupakan organel yang bertugas dalam pembuatan protein yang berasal dari asam ribonukleat atau RNA. Nukleolus dapat ditemukan di dalam inti sel atau nukleus dan dungsi utamanya ialah membuat protein.

3.14 Nukleoplasma

Nukleoplasma
Nukleoplasma – Ilustrasi : statmat.id

Nukleoplasma merupakan sel yang ada dalam inti sel (nukleus), bertekstur sol (padat) karena mengandung serat kromatin dan memiliki fungsi untuk membawa informasi genetika.

3.15 Membran Inti

Membran Inti
Membran Inti – Ilustrasi : statmat.id

Membran inti adalah elemen pokok yang ada pada nukleus untuk melindungi semua organel dan menjadi pembatas antara daerah inti dengan sitoplasma.

Bersifat tidak permeable sehingga membutuhkan pori inti, dan dengan begitu membran nukleus mampu melintasi membran.

Fungsi membran inti:

  1. Untuk menjaga inti sel.
  2. Menjadi tempat distribusi zat antara materi inti dengan sitoplasma.

4. Tabel Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Berikut adalah tabel perbedaan antara sel hewan dengan sel tumbuhan agar sobat semua bisa membedakan kedua sel tersebut.

Sel HewanSel Tumbuhan
✔️ Tidak memiliki dinding sel dan bersifat elastis✔️ Memiliki dinding sel dan tersusun atas selulosa dan pektin sehingga sel kaku
✔️ Memiliki sentrosom✔️ Memiliki kloroplas untuk fotosintesis
✔️ Memiliki sentriol untuk mengumpulkan kromosom saat pembelahan sel✔️ Tidak memiliki sentriol
✔️ Vakuola banyak dan berukuran kecil✔️ Vakuola sedikit dan berukuran besar
✔️ Cadangan makanan berupa lemak (glikogen)✔️ Cadangan makanan berupa pati (amilum)

5. Contoh Soal dan Jawaban

1. Bagian yang merubah lemak menjadi karbohidrat ialah…

a. Membran inti
b. Peroksisom
c. Nukleoplasma
d. nukleolus
e. Lisosom

Jawab : B. Peroksisom


2. Fungsi utama membran sel adalah…

a. merubah lemak menjadi karbohidrat
b. Tempat terjadinya replikasi
c. Penghasil energi dalam bentuk ATP
d. Melindungi sel
e. Mengontrol pencernaan intraseluler

Jawab : D. Melindungi sel


3. Dibawah ini yang menunjukkan perbedaan sel hewan dan tumbuhan adalah…

a. Sel hewan tidak memiliki sentriol
b. Sel tumbuhan memiliki cadangan makanan berupa lemak
c. Sel tumbuhan memiliki dinding sel
d. Sel hewan memiliki vakuola sedikit
e. Sel hewan memiliki kloropas untuk fotosintesis

Jawab : C. Sel tumbuhan memiliki dinding sel


Nah itulah pembahasan terkait serba-serbi sel hidup hewan, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan ya sobat. Dan semoga bisa menambah khasanah pengetahuan kita semua, sampai jumpa di artikel selanjutnya.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.