3 Fungsi dan Pengertian Fotosintesis Pada Tumbuhan

Pengertian Fotosintesis Pada Tumbuhan

Pengertian Fotosintesis

pengertian fotosintesis

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, tentunya kita semua telah mengenal istilah fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses pembuatpengean zat makanan yang dilakukan oleh tumbuhan yang berlangsung atas peran matahari. Jika matahari bersinar dengan sangat cerah, maka proses fotosintesis dapat berjalan dengan sempurna. Karena tanpa adanya matahari, proses fotosintesis tidak akan pernah bisa terjadi.

Fotosintesis berasal dari dua kata, photo yang artinya cahaya dan synthesis yang artinya proses pembuatan atau pengolahan dengan menggunakan zat hara. Di muka bumi, hanya ada beberapa makhluk yang dapat melakukan fotosintesis. Diantaranya : tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri. Dapat dikatakan fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di muka bumi ini. Hal ini disebabkan karena hampir semua makhluk hidup sangat bergantung pada energi yang dihasilkan dari proses fotosintesis, termasuk tumbuhan.

Cek pengertian di wikipedia

Fungsi Fotosintesis

Setelah mengetahui perngertian dari fotosintesis kita lanjut dengan fungsi fotosintesis. Ada banyak sekali fungsi yang didapatkan dari fotosintesis. Dan berikut beberapa fungsi yang didapatkan dari fotosintesis.

  • MEMPRODUKSI GLUKOSA

Fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan berfungsi untuk menghasilkan glukosa. Glukosa juga merupakan bahan dasar utama yang dapat dijadikan sebagai pembuatan zat makanan yang lainnya, seperti lemak dan protein pada tumbuhan. Zat-zat tersebut juga menjadi sumber makanan bagi hewan dan juga manusia. Oleh karenanya, kemampuan tumbuhan untuk mengubah energi cahaya menjadi zat kimia selalu menjadi hal yang paling utama pada sistem rantai makanan.

  • MENGURANGI KARBON DIOKSIDA

Potosintesis juga berfungsi untuk membersihkan udara. Kandungan karbon dioksida dapat berkurang karena adanya proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan. Karena karbon dioksida sendiri merupakan bahan baku yang digunakan untuk proses fotosintesis. Semakin banyak proses fotosintesis yang terjadi, maka semakin banyak pula kandungan karbon dioksida yang berkurang di udara.

  • MENGHASILKAN BATUBARA

Fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan juga menyebabkan sisa-sisa tumbuhan yang hidup di masa lampau dan tertimbun di dalam tanah dapat berubah menjadi batubara yang sampai saat ini masih menjadi salah satu sumber energi pada kehidupan di muka bumi ini. Hal ini tentunya sangat penting karena batubara memiliki fungsi dan juga manfaat yang begitu banyak. Maka dari itu sudah sepantasnya kita senantiasa menjaga dan melestarikan tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar kita.

BAHAN UTAMA YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES FOTOSINTESIS

  • Karbon dioksida (CO2)
  • Air
  • Klorofil
  • Sinar Matahari

Proses Fotosintesis

proses fotosintesis

Proses fotosintesis juga memiliki tahapan-tahapan, dan berikut tahapan-tahapan yang dilakukan oleh tumbuhan pada saat melakukan proses fotosintesis.

  • Fotosintesis berawal dari karbon dioksida yang diambil dari mulut daun pada saat malam hari. Setelah karbon dioksida diambil, selanjutnya tumbuhan akan mengambil air dari dalam tanah dengan menggunakan akar yang dibawa oleh sistem transportasi pada tumbuhan. Sistem transportasi yang membawa air tersebut bernama xylem dan
  • Jika cahaya matahari sudah tersedia, maka klorofil tumbuhan akan langsung menyerap cahaya matahari tersebut sebagai energi utama dalam pembuatan glukosa
  • Selanjutnya, glukosa akan langsung diolah menjadi protein, lemak, dan juga zat-zat yang lainnya. Proses fotosintesis juga berlangsung dengan sangat kompleks.

Macam – Macam Reaksi Fotosintesis

Pada umumnya, proses fotosintesis yang terjadi dalam kloroplas membutuhkan cahaya matahari untuk dapat membuat glukosa. Namun ada juga proses fotosintesis yang sama sekali tidak membutuhkan cahaya matahari. Alhasil ada 2 jenis reaksi yang ditimbulkan dari proses fotosintesis. Berikut kedua reaksi yang ditimbulkan tersebut.

  • REAKSI TERANG

Reaksi terang merupakan reaksi fotosintesis yang membutuhkan bantuan dari cahaya matahari. Pada umumnya, reaksi ini berlangsung di ruang terbuka yang terkena langsung paparan cahaya matahari. Reaksi terang juga berlangsung dalam membran tilakoid yang terdapat pada ruang kloroplas. Pada reaksi ini, klorofil akan bertugas sebagai penyerap cahaya matahari yang dimanfaatkan untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan juga hydrogen. Reaksi terang disebut juga dengan istilah Fotolis.

  • REAKSI GELAP

Jika reaksi terang sangat membutuhkan bantuan dari cahaya matahari, maka reaksi gelap sama sekali tidak membutuhkannya. Namun reaksi gelap tidak akan pernah bisa terjadi jika tumbuhan tidak menjalankan reaksi terang terlebih dahulu. Jika reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid, maka reaksi gelap berlangsung di bagian stroma dan kloroplas.

Proses yang terjadi pada reaksi gelap juga sangat kompleks, sama seperti yang terjadi para reaksi terang. Tujuan dari reaksi gelap ini yaitu bertujuan untuk mengolah karbon dioksida untuk dijadikan glukosa. Maka dari itu, reaksi terang sangat erat kaitannya dengan reaksi gelap. Karena reaksi gelap sendiri tidak akan pernah bisa terjadi jika tumbuhan tidak menjalankan reaksi terang terlebih dahulu.

Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Proses Fotosintesisfaktor yang mempengaruhi fotosintesis

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses fotosintesis. Berhasil atau tidaknya proses fotosintesis sangat bergantung pada unsur-unsur yang menjadi bahan dasar dalam proses fotosintesis tersebut. Tidak hanya itu saja, kondisi juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi. Dan berikut beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses fotosintesis.

  • FAKTOR INTERNAL

Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari tumbuhan yang akan melakukan fotosintesis. Karena pada dasarnya ada banyak sekali jenis tumbuhan yang hidup dalam keadaan yang bermacam-macam. Maka dari itu reaksi fotosintesis yang terjadi juga akan sangat berbeda-beda. Selain itu, faktor keturunan juga menjadi salah satu hal yang sangat mempengaruhi proses fotosintesis tersebut. Contohnya saja seperti jenis tumbuhan albino yang sama sekali tidak dapat memproduksi klorofil. Sehingga jenis tumbuhan albino tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Ada juga beberapa faktor lain yang mempengaruhi. Diantaranya : usia daun, kelengkapan organ tumbuhan, jumlah daun, dan translokasi karbohidrat.

  • FAKTOR EKSTERNAL

Selain faktor internal yang telah dijelaskan di atas, ada juga faktor eksternal yang juga sangat mempengaruhi keberhasilan proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan. Dan berikut beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi keberhasilan proses fotosintesis.

  • KETERSEDIAAN AIR

Air merupakan salah satu bahan utama yang diperlukan dalam proses fotosentesis. Ketersediaan air yang ada di dalam tanah sangat mempengaruhi hasil yang akan didapatkan dari proses fotosintesis. Semakin banyak kandungan air yang ada di dalam tanah, maka semakin besar pula hasil yang akan didapatkan dari proses fotosintesis. Begitu juga sebaliknya, jika kandungan air yang ada di dalam tanah sangat sedikit, maka semakin kecil pula hasil yang akan didapatkan dari proses fotosintesis. Proses fotosintesis juga dapat berpotensi gagal.

  • SUHU

Fotosintesis sangat bergantung terhadap kinerja enzim. Enzim sendiri dapat bekerja secara optimal pada suhu 23-30 derajat celcius. Apabila suhu yang tersedia sampai minus 5 derajat celcius atau bahkan melebihi 50 derajat celcius, maka proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan tidak akan menghasilkan hasil yang maksimal.

  • KANDUNGAN KARBON DIOKSIDA (CO2)

Agar tumbuhan dapat melakukan fotosintesis, maka tumbuhan sangat membutuhkan kandungan karbon dioksida. Tumbuhan harus menyerap setidaknya 0.03 persen karbon dioksida dari jumlah yang ada. Namun itu hanyalah jumlah minimal. Semakin banyak kandungan karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan, maka semakin baik pula hasil yang diproleh oleh tumbuhan dari proses fotosintesis itu sendiri.

  • KANDUNGAN OKSIGEN (O2)

Tidak hanya karbon dioksida saja, tumbuhan juga memerlukan kandungan oksigen untuk dapat melakukan fotosintesis. Karena oksigen merupakan energi yang digunakan oleh tumbuhan saat melakukan fotosintesis. Jika kandungan oksigen yang ada di sekitar terbilang sangat rendah, maka hasil yang akan didapatkan tidak akan sempurna. Hal ini disebabkan karena kandungan oksigen yang sangat sedikit dapat menghambat sistem respirasi yang ada pada tumbuhan.

Itulah sekilas pembahasan tentang pengertian fotosintesis dan sedikit pembahasan tentang proses yang terjadi pada saat fotosintesis. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan kita semua. Disamping, itu, kita semua juga harus berusaha dengan semaksimal mungkin untuk dapat menjaga dan melestarikan tumbuhan agar tumbuhan dapat melakukan fotosintesis dengan sempurna. Karena jika tidak ada tumbuhan, kita semua yang tinggal di muka bumi ini tidak akan pernah bisa hidup. Karena tumbuhan sangat berperan penting terhadap kehidupan yang ada di seluruh permukaan bumi ini. Semoga Bermanfaat!


Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.